Showing posts with label Materi Kelas. Show all posts
Showing posts with label Materi Kelas. Show all posts

Thursday, December 10, 2015

Perkembangan Alat Komunikasi Dari Zaman Kuno Hingga Sekarang (Part 3) End

Komunikasi
     Perkembangan teknologi komunikasi hingga mencapai tingkat sedemikian tingginya pada decade sekarang ini tidak lepas dari adanya kebutuhan peralatan komunikasi yang sejalan dengan perkembangan peradaban manusia. Pada mulanya sebuah komunikasi sederhana antarmanusia atau antarkelompok manusia yang berkehendak untuk saling menyampaikan informasi, kehendak untuk saling menyampaikan informasi ini dengan bantuan peralatan yang sederhana baik dengan bentuk bunyi-bunyian, gambar sederhana, maupun dengan tampilan visual lainnya. Seiring dengan tuntutan akan kebutuhan penyampaian informasi yang semakin cepat maka manusia berfikir untuk berupaya keras untuk berinovasi dalam menemukan teknologi informasi yang semakin baik.

Baca Juga: Perkembangan Alat Komunikasi Dari Zaman Kuno Hingga Sekarang (Part 2)

4. Telepon
    Telepon berarti berbicar4a jarak jauh. Telepon merupakan alat telekomunikasi du arah yang dapat mengirimkan pembicaraan melalui sinyal listrik. Pesawat telepon dihubungkan menggunkan kabel tembaga. Telepon pertama kali diciptakan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Dari pesawat telepon sederhana kemudian dikembangkan oleh Almon Strowger yang meciptakan telepon dengan pemutar nomer otomatis. Pada tahun 1898 diciptakan mesin penjawab telepon. Panggilan telepon antarbenua pertama kali dilakukan pada tahun 1914.
    Teknologi telepon berkembang dari telepon tetap (fixed line telephone) yang menggunakan kabel penghubung menjadi telepon tanpa kabel (telepon selular) atau yang disebut Handphone (HP) pada tahun 1973. Pada tahun 1973 Jepang membangun jaringan telepon seluler pertama dan diikuti oleh Amerika Serikat pada tahun 1983.

Telepon Tahun 1907

Telepon Tahun 1950

Telepon Sekarang


5. Televisi
    Televisi berasal dari kata "tele" yang berarti jauh dan "visiom" yang berarti tampak. Jadi, televisi berarti melihat dari jarak jauh.
    Televisi diciptakan berawal dari ditemukannya cakram metal (logam) kecil yang berputar dan memiliki banyak lubang oleh Paul Nipkow pada tahun 1883. Alat tersebut kemudian dikembangkan oleh Charles F. Jenkins pada tahun 1925 diikuti oleh John Logie Baird yang mengirimkan eksperimen sinyal televisi yang pertama.
    Seiring dengan perkembangan teknologi, televisi pun mengalami perkembangan yang sangat cepat. Jika dulu televisi diciptakan dengan tampilan warna hitam putih dan gambar yang ditampilkan pun kelihatan terputus-putus, maka sekarang televisi telah dapat menampilkan gambar berwarna lengkap dan gerakan yang nyatra layaknya manusia yang hidup. Layar televisi pun telah mengalami perubahan televisi cembung ke televisi datar dan sekarang ada yang televisi dengan layar Curve (melengkung).

Televisi Hitam Putih

Televisi Layar Datar

Televisi Layar Melengkung


Ok. Untuk Part 3 cukup sampai sini saja. END

Terima Kasih
Baca selengkapnya

Sunday, December 6, 2015

Perkembangan Alat Komunikasi Dari Zaman Kuno Hingga Sekarang (Part 2)

Komunikasi
     Perkembangan teknologi komunikasi hingga mencapai tingkat sedemikian tingginya pada decade sekarang ini tidak lepas dari adanya kebutuhan peralatan komunikasi yang sejalan dengan perkembangan peradaban manusia. Pada mulanya sebuah komunikasi sederhana antarmanusia atau antarkelompok manusia yang berkehendak untuk saling menyampaikan informasi, kehendak untuk saling menyampaikan informasi ini dengan bantuan peralatan yang sederhana baik dengan bentuk bunyi-bunyian, gambar sederhana, maupun dengan tampilan visual lainnya. Seiring dengan tuntutan akan kebutuhan penyampaian informasi yang semakin cepat maka manusia berfikir untuk berupaya keras untuk berinovasi dalam menemukan teknologi informasi yang semakin baik.

Baca Juga: Perkembangan Alat Komunikasi Dari Zaman Kuno Hingga Sekarang (Part 1)
B. Media Alat Komunikasi Modern
1. Koran (Surat Kabar)
    Koran atau surat kabar pertama kali dikenal pada tahun 59 SM (Sebelum Masehi) di kekaisaran Romawi kuno. Saat itu koran hanya berisi jurnal kegiatan sang kaisar, yaitu Julius Caesar yang bertajuk "relation" dan masih menggunakan daun papyrus atau kulit binatang.
   Sekitar tahun 105 M mulai digunakanya kertas untuk menulis pesan. Kertas pertama kali diperkenalkan oleh Tsai Lum dari Cina.
   Koran pertama yang menggunakan kertas muncul di Eropa sekitar tahun 1450. Koran tertua di dunia yang saat ini masih terbut adalah Post Och Inrikes Tidnigar dari Swedia yang terbit pertama kali pada tahun 1645.

2. Telegraf atau Telegram
    Telegraf berasal dari kata Telegraphy dalam bahasa Yunani berarti menulis jarak jauh. Telegraf adalah alat komunikasi yang dapat mengirimkan sinyal yang mewakili kode huruf, angka, dan tanda - tanda penulisan (tanda baca). Pada awalnya ada beberapa sistem Telegraf, yaitu Telegraf Akustik yang menggunakan bentuk suara manusia, Telegraf Hidrolik menggunakan gelas kaca yang diisi air dan tongkat dan Telegraf Optik yaitu menggunakan tembakan api dan cermin (semaphore). Telegraf Optik atau semaphore pertama kali diperkenalkan oleh Claude Chappe.
    Telegraf Elektrik diperkenalkan pada tahun 1831 oleh Joseph Henry yang kemudian disempurnakan oleh Samuel Morse pada tahun 1843 lengkap dengan kode morse-nya. Semula Morse memperkenalkan telegraf menggunakan rekaman pita kaset untuk disandikan.
    Telegraf yang pertama yang digunakan Morse untuk memperkenalkan telegraf adalah mengirim tulisan "What Hath God Wrought".

3. Radio
    Penemuan Radio diawali dengan ditemukannya gelombang Radio pada tahun 1887 oleh Heinrich Hertz. Kurang lebih Sepuluh tahun kemudian Guglielmo Marconi membuat radi yang pertama, tepatnya pada tahun 1896. Radio merupakan alat komuikasi pertama yang tidak menggunakan kabel penghunbung. Pada tahun 1902 Guglielmo Maroni mengirimkan sinyal Radio pertama yang dapat menyebrangi Samudra Atlantik.




Ok. Untuk Part 2 cukup sampai sini saja. Untuk Part 3-Nya membahas tentang kelanjutan artikel Part 2 ini

Terima Kasih

Baca Juga: Perkembangan Alat Komunikasi Dari Zaman Kuno Hingga Sekarang (Part 3)
Baca selengkapnya

Tuesday, November 24, 2015

Belajar Tentang Jam Dengan Bahasa Inggris

Belajar Tentang Jam Dengan Bahasa Inggris
     Waktu, Waktu arti dalam bahasa Inggris-nya adalah TIME. Dan disini saya akan mengajarkan anda semua Tentang Jam atau Waktu dalam bahasa Inggris.

A. Menyatakan Waktu Dengan Bahasa Inggris
     Kalau di indonesia kita menggunakan Waktu hingga 24 Jam, lain dikalau di Bahasa Inggris, kalau Bahasa Inggris itu harus menggunakan A.M , dan P.M.

  • A.M . A.M digunakan untuk menyatakan Waktu Jam 00:00 - 12:00 Siang
  • P.M . P.M digunakan untuk menyatakan Waktu Jam 12:01 - 23:59 Malam
B. Pertanyaan Tentang Waktu atau Jam
     Bagaimana menanyakan waktu sekarang dengan Bahasa Inggris?
Itu sangatlah mudah. Yaitu dengan cara mengucapkan "What Time Is It Now" atau "Do You Have a Time" atau "It's About Time" ....etc(dll) dan masih banyak lagi lainya.

C. Bahasa Waktu Dengan Bahasa Inggris
     Di Bahasa Inggris ada beberapa kata yang harus kamu ketahui di dalam Waktu, seperti Seperempat, 30 Menit, Lewat, Kurang.

Bagaimanakah dalam Bahasa Inggris untuk Menyebutnya??
  1. Lewat = Past
  2. Kurang = To
  3. Seperempat = Quarter
  4. 30 Menit = A Half
Bagaimana?
Mudah kan..

Caranya untuk menjawab pertanyaan Waktu bahsa inggris itu dengan cara disebutkan Menitan-nya dulu baru Waktu-nya. Misalnya, Jam 1 lewat 20 Menit maka dijawab seperti ini Twenty(20) Minutes(Menit) Past(Lewat) One(1) O'Clock(Jam) jadinya Twenty Minutes Past One O'Clock Mudah kan...

Kalau kalian sudah bisa, saya kasih contoh soalnya.

Ex:
  1. Jam 2 Kurang 40 Menit (Fourty Minutes To Two O'Clock)
  2. Jam 1 Pas (It Is One O'Clock)
  3. Jam 3 Kurang 5 Menit (Five Minutes to Three O'Clock)
  4. Jam 12 Lewat 20 Menit (Twenty Minutes Past Twelve O'Clock)
  5. Jam 11 Kurang 13 Menit (Thirteen Minuter To Eleven O'Clock)
Untuk artikel kali ini sampai disini saja ya... Thanks.. :D
Baca selengkapnya

Sunday, November 8, 2015

Perkembangan Alat Komunikasi Dari Zaman Kuno Hingga Sekarang (Part 1)

Komunikasi
     Perkembangan teknologi komunikasi hingga mencapai tingkat sedemikian tingginya pada decade sekarang ini tidak lepas dari adanya kebutuhan peralatan komunikasi yang sejalan dengan perkembangan peradaban manusia. Pada mulanya sebuah komunikasi sederhana antarmanusia atau antarkelompok manusia yang berkehendak untuk saling menyampaikan informasi, kehendak untuk saling menyampaikan informasi ini dengan bantuan peralatan yang sederhana baik dengan bentuk bunyi-bunyian, gambar sederhana, maupun dengan tampilan visual lainnya. Seiring dengan tuntutan akan kebutuhan penyampaian informasi yang semakin cepat maka manusia berfikir untuk berupaya keras untuk berinovasi dalam menemukan teknologi informasi yang semakin baik.

A. MEDIA KOMUNIKASI ZAMAN KUNO
     Komunikasi adalah proses interaksi antara seorang sebagai pengirim pesan kepada orang lain sebagai penerima pesan. Jadi terdapat tiga unsur dalam komunikasi, yaitu pengirim pesan (Sender), pesan (information), dan penerima pesan (receiver). Di antara pengirim dan penerima diperlukan adanya perantara atau media. Jenis media yang digunakan tergantung pada jarak antara penerima dan pengirim pesan serta jenis atau bentuk pesan yang akan disampaikan.
     Pada awalnya manusia berkomunikasi dengan isyarat, kemudian berkembang dengan bunyi-bunyian hingga tercipta bahasa dan tulisan. Komunikasi dengan isyarat pada jarak yang jauh, misalnya menggunakan Asap, Kentongan, Peluit, dan lain-lain.
     Setelah mengenal tulisan, media komunikasi beralih ke benda-benda yang dapat ditulisi mulai dari Batu, Tanah Liat, Logam, Batang Pohon yang membuat tlisan-tulisan tersebut dinamakan prasasti. Contoh prasasti antara lain:
  1. Pictograph, yaitu tulisan paku yang digunakan oleh bangsa Sumeria pada zaman dulu. Pictograph biasanya ditulis pada batu atau tanah liat.
  2. Hieroglyphic, yaitu berupa gambar yang digunakan oleh bangsa Mesir, biasanya ditulis pada batu atau dinding gua.
  3. Sekitar tahun 1775 SM, bangsa Yunani menggunakan a phohetic alphabet yang berupa lambing suara yang ditulis dari kiri ke kanan.
  4. Sekitar tahun 1400 SM, bangsa Cina menggunkan Tulang untuk menulis pesan.
  5. Sekitar tahun 776 SM, manusia menggunakan Burung Merpati untuk Mengirim Pesan.
  6. Sekitar tahun 500 SM, manusia mulai menggunakan Daun Papypus (Lontar) untuk menulis pesan.
  7. Sekitar tahun 200 SM, dikenal adanya manusia pesuruh baik dengan berjalan kaki atau naik kuda. Mereka mendirikan pos-pos komunikasi, sehingga pesuruh hanya perlu menyampaikan pesan kepada satu pos dan pesan akan dilanjutkan oleh pesuruh lain menuju pos berikutnya sampai kepada penerima pesan yang dituju.
Pictograph
Hieroglyphics
Untuk artikel di Part 1 ini cukup sampai disini. Untuk Part 2, membahas tentang Alat Komunikasi Moderen.
Baca selengkapnya

Saturday, October 31, 2015

Mencari Unsur Menarik dari Dongeng dan Relevansinya dengan Situasi Saat Ini

     Dongeng merupkan cerita rakyat yang tidak benar - benar terjadi. Dongeng hanyalah cerita khayalan manusia. Tidak heran jika dalam dongeng ditemukan cerita - cerita aneh, misalnya binatang yang dapat berbicara, manusia dapat menghilang, atau benda - benda yang memiliki kesaktian. Meskipun hanya khayalan, dongeng disukai banyak orang terutama anak - anak. Selain itu, dalam dongeng terdapat banyak petuah atau pesan yang sangat Relevan dengan segala situasi dari zaman dulu hingga sekarang.

A. Unsur-Unsur Menarik dari Dongeng
     Salah satu fungsi dongeng sebagai hiburan. Tujuan orang mendengarkan dongeng adalah untuk menghibur hati. Agar sesuai dengan fungsinya, dongeng harus menarik. Banyak pesan atau petuah menarik dapat ditemukan dalam sebuah dongeng. Kemenarikan sebuah dongeng yang diperdengarkan dapat ditemukan dari beberapa unsur di bawah ini.
Malin Kundang
1. Tema
     Dalam sebuah dongeng, ada satu gagasan pokok yang menjiwai keseluruhan cerita. Gagasan pokok itulah yang disebut tema. Sebagai contoh, dongeng "Malin Kundang" memiliki tema utama akibat durhaka kepada orang tua. Dongeng "Timun Mas" bertema keberanian. Tema kecerdikan dapat ditemukan dalam dongeng "Si Kancil"

2. Tokoh
     Tokoh merupakan unsur sangat penting dalam dongeng. Karena begitu pentingnya, nama tokoh sering dijadikan judul dongeng, misalnya "Bawang Putih dan Bawang Merah" , "Timun Mas" , "Sangkuriang" , "Jaka Tarub" ,atau "Cinderella".

3. Alur Cerita
     Alur runtut cerita akan membuat sebuah dongeng sangat menarik. Biasanya alur dalam dongeng diawali pengenalan tokoh, lalu terjadi masalah, masalah meruncing, dan diakhiri akibat atau perubahan nasib yang dijalani tokoh utama.

4. Latar
     Latar adalah tempat atau waktu kejadian dalam dongeng. Lalu tempat misalnya di hutan, disuatu daerah, atau disuatu negara. Latar waktu bisa berubah tahun, musim, atau masa kerajaan. Sebagai contoh dongeng "Calon Arang", latar tempatnya di Bali dan latar waktunya pada abad ke-12.

5. Pembawa Cerita
     Pembawa cerita, pembaca dongeng, atau pendongeng merupakan unsur penting dalam menghidupkan dongeng. Dongeng sebagus apa pun, jika pembawa ceritanya hanya seperti orang membaca buku, justru akan membuat pendengar mengantuk atau bosan. Pembawa cerita yang baik harus mampu berekspresi sesuai alur cerita yang terdapat dalam dongeng.


Unsur - unsur menarik dalam dongeng seperti disebutkan di atas dapat diperoleh melalui langkah - langkah berikut.

1. Mendengarkan Dongeng Dengan Seksama
     Dongeng harus didengarkan sengan seksama. Mendengarkan dongeng harus dari awal hingga akhir. Dongeng tidak boleh didengarkan hanya sepenggal - penggal. Jika mendengarkan dongeng hanya sepenggal - penggal, isi dongeng utuh tidak akan bisa dipahami.

2. Memahami Isi Cerita
     Dongeng dapat dipahami dengan menemukan unsur interistik dan peristiwa dalam dongeng. Peristiwa dalam dongeng disebut juga kejadian. Peristiwa merupakan sesuatu yang terjadi, dialami dan mengandung tindakan dari tokoh. Banyak peristiwa ditampilkan dalam dongeng, tetapi tidak semua peristiwa tersebut berfungsi sebagai pendukung alur. Oleh karena itu, peristiwa - peristiwa dalam dongen dibedakan menjadi peristiwa fungsional, peristiwa kaitan, dan peristiwa acuan.

a. Peristiwa Fungsional merupakan peristiwa-peristiwa yang menentukan dan mempengaruhi perkembangan alur. Urutan - urutan peristiwa fungsional merupakan inti cerita yang bersangkutan. Dengan demikian, peristiwa-peristiwa fungsional dalam dongeng tidak boleh dihilangkan. Jika dihilangkan, cerita dalam dongeng tidak logis.

b. Peristiwa Kaitan merupakan peristiwa-peristiwa yang berfungsi mengaitkan peristiwa penting dalam cerita. Peristiwa kaitan kurang mempengaruhi pengembangan alur. Jika dihilangkan, peristiwa tersebut tidak mempengaruhi isi cerita.

c. Peristiwa Acuan merupakan peristiwa yang tidak secara langsung berhubungan atau berpengaruh dalam perkembangan akur, tetapi mengacu unsur-unsur lain. Peristiwa acuan dalam dongeng dapat dihilangkan.

3. Membuat Catatan
     Catatlah unsur-unsur yang membuat kamu tertarik dari dongeng tersebut. Ingat, unsur menarik yang kamu temukan dengan unsur menarik yang ditemukan oleh temanmu dapat berbeda sesuai apresiasi masing-masing. Sebaliknya, unsur menarik yang kamu temukan boleh juga sama dengan unsur menarik yang ditemukan orang lain. Unsur menarik yang kamu lakukan harus berhubungan denga isi dongeng dan tidak boleh terlepas dari isi dongeng yang kamu dengarkan atau baca.

4. Membuat Alasan Ketertarikan Terhadap Dongeng Yang Diperdengarkan
     Berikan alasan yang logis atau masuk akal terhadap unsur menarik yang kamu catat.


B. Relevansi isi Dongeng dengan Kehidupan
     Dongeng merupakan cerminan kehidupan masyarakat. Banyak isi dingeng masih relevan dengan situasi saat ini. Relevan artinya masih berguna untuk kehidupan saat ini. Nilai-nilai moral yang terkandung dalam dongeng masih dapat diterapkan pada kehidupan masyarakat. Nilai-nilai moral tersebut dapat dijadikan pedoman hidup. Tidak jarang pula peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam dongeng juga terjadi dalam kehidupan masyarakat saat ini. Peristiwa-peristiwa dalam dongen yang masih dilakukan saat ini dapat disebut peristiwa yang memiliki hubungan atau relevansi dengan kehidupan.
     Relevansi isi dongeng dengan kehidupan saat ini dapat ditemukan dengan langkah-langkah berikut.
1.  Mendengarkan dongeng dengan seksama dari awal hingga akhir.
2.  Mencatat peristiwa-peristiwa dalam dongeng.
3.  Memperhatikan nilai-nilai moral atau nasihat-nasihat dalam peristiwa yang dicatat.
4.  Menentukan peristiwa di dalam dongeng yang masih terjadi dalam kehidupan masyarakat saat ini.
5.  Mengambil nilai-nilai moral atau nasihat-nasihat yang dapat dijadikan anutan untuk kehidupan saat ini.

Akhirnya selesai juga artikel yang panjang dan melelahkan ini (Nulis 2 hari)

Author : Maulana Firmansyah
Facebook ID : Maulana Firmansyah
Twitter ID : @MaFh_Blog
Google + ID :  Klik ini ( +MaulanaFirmansyahBlog )
Baca selengkapnya